Home » bisnis » Cara Bisnis Sambil Jadi Karyawan

bisnis, karyawan, bisnis sambil jadi karyawan

Cara Bisnis Sambil Jadi Karyawan

Untuk dapat melakukan bisnis sambil jadi karyawan kita harus menguasai beberapa aspek. Seorang karyawan yang ingin berbisnis harus memiliki konsentrasi yang lebih. Selain harus fokus dalam pekerjaannya sebagai karyawan juga harus fokus kepada bisnis yang ia tekuni. Hal ini membutuhkan konsentrasi, ketekunan, dan ilmu pengetahuan yang lebih tinggi.

Latar Belakan Bisnis Sambil Jadi Karyawan

Apa pentingnya penguasaan manajemen bagi karyawan yang ingin berbisnis?. Tentu saja jawabannya sangat penting. Di Indonesia peluang bisnis masih terbuka lebar. Minimnya lapangan pekerjaan adalah salah satu bukti sedikitnya para pelaku bisnis di negeri ini. Melakukan bisnis sambil menjadi karyawan memang pilihan yang sangat baik. Untuk urusan harian ada income yang dapat kita andalkan disetiap gajian. Dan bisnis yang kita jalani bisa menjadi salah satu harapan dimasa depan. Boleh dibilang menjadi karyawan adalah sebuah batu loncatan.

Banyak sektor bisnis yang dapat dijalankan di Indonesia. Sektor Pertanian, Sektor Industri, Sektor Pariwisata, bahkan Sektor Informatika menjadi sasaran bisnis diera kemajuan teknologi ini. Banyak peluang-peluang yang bisa kita ambil dari segala sektor yang ada. Misal disektor Pertanian. Hampir semua petani ingin memiliki kendaraan sendiri, ingin memiliki alat pengolahan tanah yang modern, ingin memiliki handphone yang canggih dan lain sebagainya.

Saat peluang sudah ada didepan mata, baru kita menganalisa. Apakah peluang tersebut cocok dan mampu kita jalankan. Salah satu contohnya adalah peluang dibisnis telepon genggam (HP). Seperti yang kita tau, bisnis operator dan bisnis konter HP sangat menjamur di tanah air Indonesia ini. Ya karena peluang bisnis di dunia gadget memang sangat menjanjikan. Namun perlu kita pelajari, apakah kita mampu bersaing dengan para pelaku bisnis yang terdahulu. Apa nilai lebih yang kita miliki jika kita masuk sebagai kompetitor dalam bisnis yang sama. Tentu saja hal ini perlu pemahaman konsep dan strategi bisnis yang tinggi.

Ada tiga tipe pelaku bisnis yang harus kita ketahui. Yaitu pelaku bisnis jangka pendek, pelaku bisnis jangka panjang, dan pelaku bisnis yang menjalankan kedua-duanya. Pelaku bisnis jangka pendek saat melihat peluang langsung dihajar. Ia tidak memikirkan bagaimana kedepannya. Yang penting hari ini bisa untung. Dan pelaku bisnis yang kedua adalah bisnisman yang memikirkan nasib bisnis yang ia jalani di kemudian hari. Sedangkan pelaku bisnis yang ketiga, selain memiliki bisnis paten (jangka panjang) ia juga memanfaatkan peluang apapun yang ada didepan mata. Meskipun ia sadar bahwa bisnis yang ia jalani hanya bersifat musiman atau sementara.

bisnis, karyawan, bisnis sambil jadi karyawan

Contoh Bisnis Sambil Jadi Karyawan

Kita perlu melihat sejarah dalam perkembangan dunia bisnis. Salah satu bisnis sambil jadi karyawan yang dulu booming adalah Wartel (Warung Telepon). Beberapa tahun yang lalu, bisnis ini sangat menjamur sebelum wabah telepon genggam atau HP mulai melanda. Dimana-mana terdapat warung telepon. Dan usaha tersebut sangat menjanjikan. Saat kita sedang bekerja sebagai karyawan, dirumah kita memiliki bisnis wartel yang bisa dijalankan oleh istri, adik, saudara atau orang lain. Selain mendapat uang dari gaji sebagai karyawan, kita juga bisa mendapatkan uang tambahan dari bisnis wartel yang kita jalani.

Kita belajar dari peristiwa itu. Saat kita mengambil sebuah peluang bisnis, kita perlu memikirkan bagaimana nasib bisnis yang kita jalani dikemudian hari. Apakah masih bisa berjalan atau akan musnah ditelan jaman.

Salah satu bisnis yang dapat kita ambil saat menjadi karyawan adalah bisnis laundry. Semakin besarnya tuntutan hidup, maka semakin memaksa semua orang untuk tetap produktif. Tentu saja ini akan mengurangi waktu luang mereka, sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian mereka yang kotor. Dan saat kita memilih jasa laundry, tentu akan sangat membantu dan menjadikan solusi bagi mereka yang memiliki sedikit waktu luang.

Contoh bisnis murah yang lain adalah bisnis agen pulsa. Meskipun status kita adalah karyawan, kita bisa melakukan deposit pulsa lalu menjualnya kepada rekan kerja, bos, atau tetangga sekitar. Meskipun kita sibuk dengan pekerjaan sebagai karyawan kita juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari berjualan pulsa. Bisnis konter berjalan bukan rahasia umum lagi. Semua orang bisa menjalankannya dengan mudah. Cukup menyisihkan sedikit uang untuk deposit pulsa. Lalu setelah itu dengan mudah kita bisa menjualnya kepada mereka yang membutuhkan.

Masih banyak contoh bisnis sambil jadi karyawan yang bisa kita jalani. Tergantung kita bisa membaca peluang atau tidak. Setelah itu, kita mau mengambil peluang tersebut atau tidak. Setiap bisnis memiliki tantangan dan resikonya masing-masing. Dan disinilah para pelaku bisnis pasti orang-orang yang menyukai berbagai tantangan.

Hubungan antara Budaya dan Bisnis

Di Indonesia memiliki budaya yang sangat melekat dihati masyarakat. Budaya tersebut adalah sedikit orang ingin menjadi pengusaha tapi berbondong-bondong saat ingin menjadi Pegawai (Pejabat). Hampir seluruh orang ingin menjadi PNS, hampir semua orang memiliki cita-cita bekerja sebagai aparatur pemerintah. Hal ini bukan hal yang aneh. Karena Indonesia sendiri berawal dari berbagai kerajaan. Maka wajar kalau dipola pikir kita, menjadi orang dalam kerajaan lebih tinggi derajatnya daripada menjadi rakyat jelata.

Lantas apa hubungannya antara budaya dan bisnis di Indonesia?. Hal ini sangat erat hubungannya. Mari kita perhatikan, saat semua orang berbondong-bondong mendaftar untuk bisa menjadi PNS, maka akan sedikit orang yang akan berfikir untuk menjadi pengusaha. Padahal, setiap orang memiliki kebutuhan. Dan setiap kebutuhan adalah peluang bisnis. Setiap pejabat butuh seragam dinas, maka mereka memerlukan jasa tukang jahit. Setiap pejabat menginginkan kendaraan pribadi yang mewah, maka bisnis kredit kendaraan bisa menawarkan solusi. Dengan memperhatikan budaya yang ada, maka kita dapat membaca dan memanfaatkan peluang yang ada.

Apa yang aneh dengan pola pikir masyarakat Indonesia?

Mengapa saya mengatakan hal ini dengan pola pikir yang aneh?. Karena kita melihatnya dari sisi bisnis. Di Indonesia, seluruh sektor berkembang secara bersamaan. Baik itu sektor pertanian, sektor industri atau sektor informasi lainnya. Namun sangat sedikit orang yang mau dan mampu memanfaatkan peluang-peluang tersebut. Hal inilah yang membuat jumlah lapangan kerja di Indonesia sangatlah sedikit. Karena sebagian besar hanya ingin menjadi Pegawai (Pejabat), sebagian lagi ingin menjadi TKI atau TKW, dan ironisnya sebagian lagi hanya ingin menjadi karyawan seumur hidup mereka.

Mengapa fenomena ini bisa terjadi?. Tentu banyak faktor yang mempengaruhi didalamnya. Faktor SDM adalah masalah utamanya. Sumber Daya Manusia di Indonesia sangat jauh dibandingkan dengan SDM negara-negara maju. Maka tidak heran jika pemilik perusahaan di Indonesia rata-rata adalah warga asing. Sedangkan orang pribumi hanya menjadi karyawan. Selain itu, pemahaman tentang wirausaha masih sangatlah minim. Hal ini mengakibatkan rata-rata dari kita memiliki rasa takut untuk mengambil resiko. Takut rugi, takut bangkrut, bahkan yang lebih aneh lagi adalah takut diketawain orang lain atau saudara saat kita gagal dalam berbisnis nanti.

Dengan menguasai berbagai konsep dan manajemen bisnis, kita berharap semoga kita dapat menjadi bagian dari pelaku bisnis di Indonesia. Sekalipun status kita saat ini adalah sebagai karyawan, bukan tidak mungkin untuk menjadikan kita sebagai bisnisman. Manajemen waktu, keuangan serta strategi bisnis harus kita kuasai agar kita bisa berhasil menjalankan bisnis sambil jadi karyawan. Dan sedikit bocoran, saya juga pegawai, dan disisi lain saya juga penulis. Karena saya merasa memiliki kemampuan dalam menulis. Saya juga memiliki waktu luang untuk menulis. Dan yang pasti kita tidak perlu modal besar untuk menjadi penulis. Dengan alasan inilah saya menjalankan bisnis ini ditengah status saya yang sebagai pegawai. Jika saat ini kalian adalah karyawan, maka jangan takut. Banyak cara bisnis sambil jadi karyawan yang dapat kita jalankan. Dan semoga kesuksesan menyertai kita semua. Salam Wirasejati, salam Wirausahawan Sejati.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar