Home » motivasi » Terlilit Hutang Jangan Pesimis

terlilit hutang, hutang, sukses,

Terlilit Hutang Jangan Pesimis

Edisi khusus yang kami tulis di blog kami saat ini mengambil tema Hutang Piutang. Ya, sebuah permasalahan yang hampir semua orang mengalaminya. Banyak cerita yang masuk ke telinga kami tentang keluhan seseorang dengan hutang piutang yang sedang melanda di dalam kehidupannya. Dan setiap orang mempunyai cara mereka masing-masing dalam menyikapi masalah hutang piutang. Baik itu orang yang mempunyai hutang dan juga orang yang meminjamkan uang.

Motivasi dan Solusi Bagi Yang Terlilit Hutang

3 Hal yang paling sulit orang lakukan :

  1. Menjaga Rahasia.
  2. Melupakan Sakit Hati.
  3. Memanfaatkan waktu luang dengan baik. 

Tiga kutipan diatas saya baca dari sebuah buku motivasi pada tahun 2006. Lalu apa hubungannya dengan hutang piutang?. Jangan marah dulu, mari kita kupas satu persatu biar kita bisa mengambil intinya.

Hutang menjadi sebuah masalah disaat kita belum bisa mengembalikannya.

Berbagai alasan sering kita dengar atau mungkin sering kita lontarkan saat kita belum bisa membayar hutang. Dan sebagian besar orang belum bisa membayar hutang karena keadaan ekonomi mereka yang sedang kekurangan. Demikian pula dengan orang yang menagih hutang, mereka sering menagih biasanya juga karena tekanan ekonomi dalam kehidupan meraka.

Saat anda terlilit hutang, jaga selalu rahasia ini. Jangan sampai orang lain tau bahwa anda sedang mengalami masalah hutang piutang. Semakin anda membongkar masalah hutang piutang yang sedang anda alami, semakin anda merasa lemah, sebuah perasaan yang seolah-olah ingin didengar, supaya tenang setelah curhat, justru bisa membunuh semangat anda secara perlahan. Jadikan masalah hutang piutang anda sebagai sebuah rahasia yang orang lain jangan sampai tau. Terlebih istri dan anak anda. Sebisa mungkin jauhkan mereka dari kecemasan.

Lalu bagaimana jika orang yang menagih hutang membongkar masalah kita kepada publik?.

Biarkan saja. Jangan tersinggung dengan cibiran orang lain. Jika ada orang lain yang mengetahui permasalahan anda, dan mereka bertanya, jawablah dengan apa adanya jangan mencari pembenaran diri sendiri.

Bagaimana jika kita sering di tagih dengan cara yang kurang mengenakkan?

Jangan sakit hati. Memang sangat terasa menyakitkan saat kita dihina oleh orang yang sedang menagih hutang kepada kita. Melupakan sakit hati memang sulit, tapi harus tetap dilupakan agar kita lebih bisa berfikir jernih dalam melangkah. Jangan libatkan emosi dalam setiap keputusan yang anda ambil atau anda akan menyesal saat anda sadar bahwa keputusan yang anda ambil adalah salah.

Jika kita sering merasa dihina dicaci bahkan dilecehkan di depan umum, sampai-sampai semua orang tau, bahwa kita punya masalah hutang piutang, jangan berkecil hati. Jadikan penyemangat diri. Simpan kejadian ini didalam hati sebagai sebuah pengalaman. Jika suatu saat nanti keadaan anda berubah, tiba-tiba anda menjadi orang sukses, dan ada orang yang meminjam uang kepada anda tapi sangat sulit untuk mengembalikan, ingat kejadian yang menimpa diri anda saat ini. Jangan lakukan cara yang orang lain lakukan kepada anda hingga anda mengalami sakit hati. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran, lebih bertoleransilah dalam menagih.

Jika anda sedang ditagih dengan cara yang kurang baik, mungkin orang yang menagih juga sedang terhimpit ekonomi seperti yang sedang anda alami. Jadi wajar saja jika meraka meluapkan emosi dengan mengeluarkan kata-kata kasar bahkan bernada menghina. Terima saja perlakuan yang mereka lakukan kepada anda. Segera kembalikan uang yang anda pinjam jika tidak ingin kejadian ini terjadi terus menerus. Tapi jika memang belum bisa mengembalikan, terima saja dulu keadaan yang sedang menimpa diri kita. Jangan membalas dengan sumpah serapah, jangan mendo’akan keburukan atas perlakuan buruk yang mereka lakukan kepada diri anda. Mungkin Tuhan sedang melatih kesabaran kita dan ingin segera mengangkat derajat kita.

Hilangkan semua sakit hati, segera lupakan apapun yang membuat air mata kita seolah-olah menetes.

Fokus pada usaha. Manfaatkan waktu luang yang anda punya. Biasanya, seseorang terlilit hutang karena tidak adanya pekerjaan atau sudah bekerja tapi hasilknya masih kecil. Karena inilah biasanya mereka lebih punya banyak waktu luang. Jangan isi dengan kegiatan melamun atau membayangkan sakit hati yang sedang kita rasakan. Lebih mawas diri dan kembangkan kemampuan diri. Manfaatkan waktu luang dengan baik.

Apapun yang anda alami saat ini, jangan lepas dari usaha. Sekalipun belum begitu menghasilkan, yang penting kita tetap usaha. Selama kita masih mau berusaha, ini artinya kita masih ada niat untuk mengembalikan hutang tersebut. Latih kemandirian, tingkatkan kemampuan wirausaha anda. Gali potensi diri, kenali dan upayakan selalu melakukan yang terbaik. Isi setiap detik hidup anda dengan do’a dan usaha. Lupakan hasil, fokuslah pada usaha yang bisa anda jalani. Suatu saat nanti jika anda sungguh-sungguh dalam berusaha, pasti akan memetik hasilnya.

Maka dapat kami simpulkan jika kita sedang terlilit hutang :

  1. Rahasiakan masalah hidup anda. Kurangi curhat yang bisa melemahkan semangat kita.
  2. Lupakanlah sakit hati jika anda ditagih dengan cara yang kurang baik. Jawab dengan cara yang baik sekalipun anda mendapatkan perkataan yang kurang baik.
  3. Jangan lari dari masalah hadapi segala resiko yang ada. Teruslah berusaha semampu kita sebaik mungkin. Tidak ada usaha yang tidak menghasilkan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.

Jika nanti anda sudah bisa keluar dari masalah hutang piutang :

  • Jadilah pribadi yang lebih punya hati nurani. 
  • Tolonglah orang lain yang sedang mengalami permasalahan dalam hidup. 
  • Menagihlah dengan cara yang baik yang manusiawi. 
  • Berbisnislah dengan cara yang baik, agar rejeki yang datang juga ikut baik. 
  • Jangan menyimpan dendam kepada orang yang telah menjatuhkan kita, dendam hanya akan mempersempit hati kita. 
  • Bersahabatlah dengan mereka, dengan siapa saja. 
  • Jika suatu saat kebetulan orang yang pernah menghina anda dalam keadaan yang memprihatinkan, tengok dia, tetap jalin silaturahmi. 
  • Jadilah jiwa yang pemaaf agar Tuhan juga bisa memaafkan setiap kesalahan yang kita lakukan. 

☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar