Home » wirausaha » Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan

kemiskinan, pengangguran, penyebab pengangguran dan kemiskinan,

Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan

Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan. Seperti yang kita ketahui, Pengangguran dan Kemiskinan adalah salah satu permasalahan yang harus segera diselesaikan di negara ini. Lapangan kerja dan peluang usaha harus diciptakan. Peran Pemerintah sangat diperlukan dalam pengentasan kemiskinan dan mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Namun, terlepas dari itu kita  juga harus mengetahui mengapa pengangguran dan kemiskinan bisa terjadi. Baca artikel tentang penyebab pengangguran dan kemiskinan ini agar kita bisa terhindar dari Pengangguran dan Kemiskinan.

Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan yang pertama adalah Banyaknya masyarakat yang hanya ingin bekerja sebagai Pegawai.

Di Indonesia, menjadi Pegawai Negeri seolah-olah cita-cita yang paling diidam-idamkan. Hal ini tak lepas dari didikan orang tua. Gelar bangsawan dan gelar kehormatan masih tersematkan didalamnya. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, bisa menjadi Pegawai Negeri lebih terhormat dibandingkan jika menjadi pegawai swasta maupun menjadi pedagang. Hal ini tak lepas dari budaya feodal dari era penjajahan yang sudah mengakar di hati dan pikiran bangsa Indonesia. Bagi sebagian orang atau bahkan bisa jadi sebagian besar orang, Menjadi Pegawai akan lebih terhormat, lebih disegani, seolah-olah kita bisa mendapatkan gelar bangsawan atau priyayi jika kita bisa menjadi Pegawai Negeri. Maka tak heran jika banyak pekerjaan yang lainnya yang dianggap lebih hina.

Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan yang kedua adalah banyaknya lapangan kerja yang menuntut skill yang tinggi atau keahlian khusus.

Kita mengetahui bahwa pendidikan yang rendah adalah hal yang banyak terjadi di Pedesaan maupun di Perkotaan. Bahkan banyak yang tidak tamat sekolah. Hal ini menyebabkan sebagian dari mereka tidak memiliki skill atau ilmu pengetahuan yang memadai. Dengan skill yang rendah atau tanpa keahlian khusus, tentu sangat susah untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Meskipun mereka sadar bahwa mereka tidak memiliki skill dan keahlian khusus, dalam benak mereka tetap saja ingin mendapatkan pekerjaan. Berharap bisa bekerja di sebuah perusahaan ternama. Berharap mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang tinggi. Seolah hal tersebut bertentangan dengan kemampuan diri dalam menjawab tantangan sebuah pekerjaan.

Tak hanya yang berpendidikan rendah saja. Banyak pula sarjana yang harus menjadi pengangguran. Hal ini dikarenakan persayaratan perusahaan yang tidak sesuai dengan bidang studi yang diambil. Sehingga, meskipun memiliki gelar sarjana, maka akan dianggap tidak sesuai dengan pekerjaan yang ingin diambil.

Keahlian khusus seperti fasih berbahasa Inggris, menguasai operasional komputer, serta memahami seluk beluk akuntan biasanya menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan pekerjaan disebuah perusahaan. Jangankan yang berpendidikan rendah, yang sudah lulus sarjana saja belum tentu menguasai hal tersebut. Ditambah lagi syarat Indek Prestasi yang tinggi tentu saja semakin mempersulit seseorang untuk mendapatkan pekerjaan.

Tidak ada niat dalam bekerja juga menjadi salah satu penyebab Pengangguran dan Kemiskinan.

Tidak jarang kita temui, sebagian dari mereka yang menganggur adalah dikarenakan tidak adanya keinginan untuk bekerja. Mereka hidupnya bermalas-malasan tanpa menghasilkan apa-apa. Dan lebih parahnya lagi, meskipun malas bekerja namun gaya hidup mereka sangatlah tinggi. Bukan hanya tidak menghasilkan, bahkan hal tersebut dapat memicu terjadinya kriminalisme. Namun sebagian dari mereka ada pula yang tidak ingin bekerja karena adanya sebuah depresi dalam hidup. Seolah-olah mereka tidak punya gairah hidup. Semangat hidup mereka telah padam. Seperti orang yang frustasi, entah itu dalam masalah rumah tangga atau sampai dalam masalah percintaan. Orang yang telah kehilangan semangat hidup, maka tidak akan ada lagi niat untuk bekerja. Melamun dan menjadi beban orang lain adalah pilihan mereka.

kemiskinan, pengangguran, penyebab pengangguran dan kemiskinan,

Penyebab Pengangguran dan Kemiskinan yang terakhir adalah Lambatnya Pertumbuhan Ekonomi Negara.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Wilayahnya tersebar dari Sabang sampai Merauke. Negara yang luas, serta penduduk yang padat harus diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Jika Ekonomi negara melaju pesat, maka lapangan pekerjaan akan semakin mudah untuk didapatkan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menunjukkan bahwa perkembangan sebuah negara melaju cukup pesat. Pembangunan di berbagai sektor berjalan dengan lancar.

Lambatnya laju Ekonomi Indonesia bukan mutlak salah Pemerintah saja. Banyak faktor yang menyebabkan Ekonomi Indonesia rendah dan salah satunya adalah kualitas sumber daya manusia yang belum memadai. Semakin tinggi sumber daya manusia, maka akan semakin banyak ide-ide bisnis yang bermunculan. Berbanding terbalik jika sumber daya manusianya rendah. Mereka akan bergantung pada orang lain atau kepada Pemerintah untuk bisa bekerja. Mereka tidak mempunyai inisiatif dalam berwirausaha. Dengan sumber daya manusia yang rendah juga menjadikan mereka mudah putus asa. Sehingga saat mereka di tolak saat melamar pekerjaan, mereka berhenti begitu saja. Mereka menyerah dan takut kalau nanti saat melamar pekerjaan akan ditolak lagi. Takut gagal menjadi salah satu bukti rendahnya sumber daya manusia.

Selain itu, permodalan juga menjadi salah satu penunjang lambatnya laju perekonomian. Sebagian dari mereka yang ingin berwirausaha terbentur dengan keterbatasan modal. Atau bahkan mereka tidak mempunyai modal sama sekali. Terbatasnya sumber dana serta pembiayaan memaksa sebagian dari mereka untuk mengurungkan niat mereka dalam berwirausaha.

Selain itu, penyebab rendahnya ekonomi disebabkan pula oleh tingginya tingkat korupsi. Semakin tinggi korupsi, maka semakin rendah perekonomian sebuah negara. Dana yang seharusnya digadang bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru justru dikorupsi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Sehingga pembangunan terhambat, lapangan pekerjaan tidak terbentuk, sehingga menjadikan pengangguran dan warga miskin semakin merajalela.

Inilah beberapa penyebab pengangguran dan kemiskinan yang dapat kami sampaikan. Jika kalian tau penyebab yang lain, bisa kalian tuliskan di kolom komentar. Semoga kita bisa terhindar dari pengangguran dan kemiskinan. Semoga kita menjadi masyarakat yang sejahtera. Serta bisa hidup layak seperti yang telah kita idam-idamkan bersama.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar