Home » bisnis » Pembangunan Agribisnis di Indonesia

pembangunan agribisnis, indonesia, agribisnis

Pembangunan Agribisnis di Indonesia

Sesungguhnya kegiatan pembangunan Agribisnis di Indonesia telah dimulai sejak lama. Sebelum diadakannya Pembangunan Jangka Panjanga tahap pertama sudah mulai di kenalkan dengan apa itu agribisnis. Hanya saja, istilah yang dipakai saat itu adalah usaha tani atau yang biasa disebut dengan pertanian. Didalam kegiatan tersebut di kenalkan pula dengan yang dimaksud agroindustri dan perdagangan di sektor pertanian. Tentu saja perkembangan dalam dunia pertanian menjadi visi tersendiri bagi masa depan bangsa Indonesia.

Kegiatan Pembangunan Agribisnis di Indonesia

Sejak tahun 1969, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai rata-rata 6,8% pertahun. Hingga pertumbuhan ekonomi diharapkan terus meningkat paling tidak 1% pertahun. Untuk menunjang pertumbuhan perekonomian, tentu saja harus di dukung dengan perkembangan sumber daya ekonomi. Struktur lapangan kerja yang seimbang dan produktif menjadi ujung tombaknya. Dan hal ini memicu diperlukannya akumulasi modal dan pertumbuhan produktivitas tenaga kerja yang tinggi.

Di Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonomi dengan target sasaran 10% pertahun sangat dimungkinkan. mengingat tingginya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Seperti halnya di sektor non pertanian, pada pembangunan jangka panjang tahap pertama, Indonesia telah mampu meningkatkan perekonomian hingga mencapai 10%. Demikian pula dengan industri pengolahan, jasa, baik itu perbankan, keuangan, maupun konstruksi. Mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

pembangunan agribisnis, agribisnis,

Pembangunan Berwawasan Agribisnis

Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar dalam komoditi pertanian dunia. Pembangunan Agribisnis di Indonesia telah di akui dunia. Namun, Indonesia masih sangat memiliki kekurangan dalam hal bersaing dalam pasar internasional. Dampaknya adalah, sekalipun Indonesia bisa menjadi produsen pertanian terbesar, namun pendapatan masyarakat tetaplah rendah.

Keunggulan komparatif (comparative advantage) yang di miliki Indonesia sebagai negara agraris seharusnya membawa dampak baik dalam perekonomian masyarakat. Dengan memanfaatkan keunggulan komparatif tersebut kita dapat mengembangkan kegiatan ekonomi dalam bidang pertanian yang mana menjadi subsistem dari agribisnis itu sendiri. Pembangunan Agribisnis harus semakin di gencar agar sebagai negara agraris dan maritim, Indonesia dapat bersaing dengan dunia Internasional. Khususnya dalam bidang pangan.

Belajar dari pengalaman tersebut, kita harus mampu mengubah sistem yang ada. Sistem pertanian yang kita terapkan seharusnya telah menggunakan sistem agribisnis. Dimana pertanian, industri hulu pertanian, industri hilir pertanian, serta jasa-jasa pendukung dikembangkan secara harmonis dan simultan.

Beberapa hal yang menjadikan alasan mengapa Pembangunan Agribisnis perlu dijadikan penggerak utama (grand strategy) :

  • Pembangunan di Indonesia adalah demokrasi ekonomi, yaitu pembangunan yang berbasis kerakyatan.
  • Indonesia memiliki dua sumberdaya yang saling mendukung, yakni sumberdaya manusia dan sumberdaya alam.
  • Sektor pertanian memberi sumbangan yang besar terhadap produk domestik.
  • Pertanian merupakan mata pencaharian terbesar di Indonesia.
  • Sektor pertanian mampu memberikan keragaman kebutuhan pangan.
  • Sektor pertanian mampu mendukung sektor industri.
  • Salah satu sumber devisa terbesar negara ada di sektor pertanian.

Meskipun Pembangunan Agribisnis menjadi penggerak utama dalam pembangunan ekonomi yang berbasis kerakyatan, kita tidak boleh mengesampingkan pemanfaatan sumberdaya modal (capital), teknologi, dan manajemen modern. Karena seluruh sektor tersebut saling mendukung satu sama lain. Dan saling menguatkan terhadap perekonomian negara.

Peluang Perkembangan Pembangunan Agribisnis di Indonesia

Pembangunan Agribisnis di Indonesia kami katakan memiliki prospek yang cerah. Hal ini tentu tanpa alasan. Kondisi yang sangat memungkinkan menjadi alasan utama mengapa pembangunan agribisnis akan sangat menjanjikan bagi perekonomian Indonesia.

Mari kita cermati bersama, beberapa alasan berikut mengapa pembangunan agribisnis memiliki prospek yang sangat cerah di Indonesia.

  1. Tanah Indonesia relatif subur.
  2. Indonesia berada pada garis katulistiwa yang beriklim tropis. Hal ini menyebabkan cukupnya sinar matahari bagi pertanian di Indonesia.
  3. Indonesia memiliki iklim yang relatif bersahabat. Sangat minim terjadi bencana seperti halnya angin taufan yang dapat meluluh lantakkan tanaman-tanaman pertanian.
  4. Indonesia memiliki aliran sungai, bendungan, dan saluran irigasi yang cukup.
  5. Pemerintah masih menempatkan sektor pertanian sebagai sektor andalan.

Dari paparan diatas, pembangunan agribisnis di Indonesia mempunyai prospek yang cerah. Namun, bukan berarti tanpa memiliki hambatan. Dibawah ini kami sampaikan beberapa hambatan dalam pembangunan agribisnis di Indonesia. Antara lain adalah :

  1. Pembangunan yang belum merata. Sehingga sarana dan prasarana khususnya di luar Jawa masih bisa dibilang kurang memadai.
  2. Indonesia merupakan kesatuan pulau-pulau. Sehingga biaya transportasi menjadi lebih tinggi.
  3. Produksi pada beberapa komoditi tertentu terpencar-pencar. Sehingga mengurangi prinsip efisiensi dalam usaha.
  4. Pusat Agroindustri yang pada umumnya terletak di kota-kota besar. Hal ini menjadikan bahan baku menjadi mahal.
  5. Lemahnya sistem kelembagaan yang ada di pedesaan.

Untuk menembus pasaran Internasional, usaha-usaha kecil perlu digabungkan dengan usaha-usaha yang besar. Sehingga, usaha besar mendapatkan suply dari usaha kecil. Dan usaha kecil sendiri dapat melangsungkan usaha karena mendapatkan keuntungan dari usaha besar. Persaingan yang ketat di pasar global menjadi tantangan tersendiri bagi pembangunan agribisnis di Indonesia. Untuk menjaga kelangsungan dalam menerobos pasar ini, kita harus dapat meyakinkan tetap tersedianya bahan baku pertanian. Bukan sekedar quantity atau jumlah yang di butuhkan. Melainkan kualitas yang harus senantiasa terjaga mutunya.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar