Home » wirausaha » Membangun jiwa kewirausahaan di Puncak Gunung Lawu

membangun jiwa kewirausahaan, puncak lawu

Membangun jiwa kewirausahaan di Puncak Gunung Lawu

Mencari atau menemukan ide bisnis dalam membangun jiwa kewirausahaan di puncak gunung Lawu bukan berarti kita bertapa disana. Tapi dengan mencari sebuah suasana yang tenang yang nyaman dan jauh dari keramaian dapat membuat kita berfikir lebih kritis.

Mungkin sebagian dari kalian ada yang pernah melakukan perjalanan ke puncak Gunung Lawu? Pasti kalian mempunyai sensasi yang sangat hebat dan takkan terlupakan. Yang belum kesana, saya akan sedikit menceritakan tentang perjalanan kami ke Puncak Gunung Lawu.

Mengapa diberi judul Membangun jiwa Kewirausahaan Di Puncak Gunung Lawu?

Kami memberikan judul ini dikarenakan tujuan website wirasejati.com adalah untuk memberikan inspirasi kepada seluruh pembaca tentang pentingnya Wirausaha. Kami ingin dengan adanya website kami ini, akan lebih banyak kesadaran tentang jiwa Entrepreneurship atau Kewirausahaan.

Bagian terpenting bagi seorang Entrepreneur adalah karakter Leadership atau Kepemimpinan. Dengan melatih kesabaran dan menakhlukkan tantangan demi tantangan dalam pendakian ke Gunung Lawu bisa melatih jiwa kepemimpinan kita. Seorang pemimpin harus berjiwa kuat, sabar, cekatan, mudah beradaptasi, dan pantang menyerah.

Dengan melakukan pendakian ke Gunung Lawu kita dapat melatih kesabaran. Bagaimana tidak, kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk sampai di puncak. Tidak ada angkot atau busway disana. Langkah demi langkah inilah yang membangun jiwa kesabaran di dalam hati kita.

Halangan demi halangan yang kita hadapi dapat melatih jiwa kita agar terampil dan cekatan. Jika kita melakukan pendakian bersama rombongan, maka kita akan dapat melatih kerjasama tim. Udara yang dingin yang tentunya sangat berbeda dengan tempat tinggal kita, dapat melatih sifat mudah beradap tasi pada diri kita.

Kita harus bersahabat dengan alam untuk bisa sampai di Puncak Lawu. Hal ini sangat bermanfaat untuk membangun sifat yang selalu bersyukur. Jika anda mudah menyerah, maka anda tidak akan pernah menginjakkan kaki di Puncak Lawu. Jalan yang berkelok dengan rambu-rambu yang minim dapat memancing insting agar lebih tajam. Hal inilah yang dapat kita ambil sisi positif dari sebuah perjalanan ke Puncak Gunung Lawu.

Seorang pemimpin, seorang Pengusaha harus memiliki semua sifat yang telah kami sebutkan tersebut. Kita harus terampil, mempunyai insting yang kuat, mudah beradaptasi, sabar, pantang menyerah, dan selalu bersyukur. Masih banyak sifat atau karakter yang dapat kita ambil dari sebuah perjalanan ke Puncak Gunung Lawu.

Seorang Wirausahawan atau Pengusaha harus siap dengan kegagalan, harus siap dengan segala medan, harus siap dengan segala kondisi. Berjiwa kuat, dan harus bisa merubah sebuah rintangan menjadi tantangan. Sekalipun kita hanya mempunyai langkah-langkah kecil, namun kita yakin, kita dapat mencapai puncak, yaitu puncak Kesuksesan. (JK)


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar