Home » wirausaha » Bagaimana menjadi juragan rosok yang sukses

juragan rosok

Bagaimana menjadi juragan rosok yang sukses

Kita kenal dengan istilah Juragan Rosok?. Yaitu usaha pengepul barang bekas. Banyak orang yang sudah sukses sebagai pengepul barang bekas dan sampah untuk di daur ulang. Namun tak sedikit juga yang merasa jenuh karena tidak sukses-sukses bahkan usahanya mengalami kerugian. Dan yang paling banyak terjadi adalah usahanya jalan, untungnyapun juga kelihatan, tapi mereka merasa usahanya tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga merekapun enggan meneruskan usaha yang di jalani ini.

Etos Kerja Juragan Rosok

Banyak faktor yang bisa menyebabkan untung ruginya sebuah usaha termasuk di dalamnya adalah usaha pengepul barang bekas sampah dan barang tidak terpakai lainnya.

Kiat sukses yang penuh keberkahan sebenarnya cukup mudah, tapi kadang agak susah untuk di jalani.

  1. Selalu basahi bibir ini dengan do’a.

    Jangan lupa berdoa saat ingin memulai usaha, sedang bekerja, atau sepulang kerja. Dengan berdoa kita akan di ridhoi oleh Allah. Dan setiap jalan yang kita lalui adalah ibadah. Setiap apa yang kita capai adalah amanah. Dan setiap rejeki yang kita dapat akan barokah.

  2. Selalu disiplin dan bekerja keras.

    Jangan pernah malas meladeni orang-orang yang datang menawarkan barang-barang yang tidak terpakai. Jangan mengeluh saat mereka banyak tanya atau bahkan minta harga jual yang sangat tinggi. Mereka juga punya prinsip ekonomi, yaitu jual setinggi mungkin beli semurah mungkin.

    Seandainya yang datang adalah pemulung, selalu anggap mereka tangan Tuhan yang ingin membawakan rejeki kepada kita. Kita harus rajin memisah-misahkan barang menyusunnya agar rapi, membersihkan agar tidak berbau.

  3. Hargai jerih payah orang lain.

    Kadang kita terlalu berambisi ingin cepat-cepat sukses. Akhirnya kita menghargai barang yang di bawa pemulung kita dengan harga yang tidak sewajarnya. Misalnya 1 kg plastik bekas kita bisa menjual ke perusahaan daur ulang 2000 rupiah, kita membeli dari pemulung dengan harga 500 rupiah per kilogramnya.

    Dengan seperti ini anggapan kita kita bisa mendapatkan untung 1500 rupiah perkilogramnya. Dan pasti kita bisa cepat kaya. Tapi kenyataan ini sebenarnya salah. Walau bagaimanapun, kita juga harus memikirkan orang lain. Mereka rela berpanas-panasan mengumpulkan barang bekas, membersihkannya, memisahkan dan mengkategorikan barang-barang yang sudah terkumpul.

    Mereka juga punya harapan yang sama, yaitu ingin bisa makan, kaya, sukses, dan bahagia. Paling tidak kita harus menghargai jerih payah mereka. Dengan seperti ini, anda dan para pemulung yang datang ke tempat anda sama-sama bisa mendapatkan keuntungan dan bisa saling menguntungkan.

  4. Jujur dalam segala aspek.

    Saat membeli dari pemulung, kita harus jujur. Kadang antara barang yang sudah di bersihkan dengan barang yang belum di bersihkan akan ada selisih harga beli. Misal jika harga barang yang sudah di bersihkan 1000 rupiah, yang belum di bersihkan 800 rupiah.

    Disini kita harus jujur. Misal ada pemulung yang datang ke tempat anda membawa barang bekas sampah plastik. Anda menanyakan apakah sudah di bersihkan? Tapi mereka menjawab belum sempat.

    Ini artinya belum bersih. Tapi dalam kenyataannya, barang yang mereka bawa semuanya bersih. Anda harus berani jujur bahwa barang yang mereka bawa patut di hargai dengan barang yang sudah dibersihkan yaitu 1000 rupiah.

  5. Jangan berfikir bahwa uang anda akan habis.

    Dengan memiliki prinsip seperti ini, kita tidak akan gelisah kita akan selalu berfikir positif dalam menjalankan usaha. Dan hal yang harus anda lakukan adalah terus berusaha-berusaha. Selama prinsip diatas masih di jalankan dengan baik jangan takut uang anda akan habis.

  6. Pikirkan mereka yang ikut terlibat dalam usaha anda.

    Jika anda punya karyawan yang membantu, gaji mereka dengan gaji yang pantas. Misal, untuk memenuhi kehidupan kita, kita perlu uang minimal 1 juta perbulan. Jika kita sudah bisa menilai kebutuhan terkecil kita, kita juga harus menerapkan hal yang sama kepada karyawan kita.

    Gaji mereka dengan 1 juta juga. Agar mereka juga bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka, bisa mendapat lebih. Jangan malah menggaji mereka di bawah kebutuhan minimum kita. Misal kita menggaji 500 ribu sebulan. Sekalipun mereka mau, hidup mereka akan terlunta-lunta sedang anda sebagai bosnya hidup serba lebih. Ini tidak adil. Padahal mereka juga yang membuat anda bisa hidup serba lebih.

  7. Jangan menjadi orang yang pelit.

    Setelah anda mendapatkan hasil dari usaha yang anda jalankan, sempatkan menyisihkan uang seberapapun itu untuk di berikan kepada siapa saja yang ada di sekitar anda. Utamakan mereka yang ikut andil dalam usaha anda. Termasuk para pemulung yang datang mengantarkan barang kepada anda.

    Sesekali bersedekahlah kepada mereka. Mungkin dengan memberikan sedikit uang untuk biaya-biaya sekolah mereka, mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Jika mereka yang ikut andil dalam usaha anda semuanya sudah mampu hidup cukup bahkan lebih dengan prinsip kerja yang anda berikan, saatnya anda memikirkan orang-orang di sekitar anda.

    Bersedekahlah kepada yang kurang mampu di sekitar tempat tinggal dan tempat usaha anda. Jika yang tinggal di sekeliling anda sudah mampu semua. Bersedekahlah kepada anak-anak yatim, fakir miskin, ke pondok-pondok pesantren, ke masjid-masjid, kemana saja di mana anda bisa menyalurkan sedekah anda. Dan prinsip pokok yang wajib anda lakukan adalah. Berzakatlah dengan hasil usaha anda jika anda rasa sudah memenuhi syarat wajib zakat.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

One comment

  1. faya

    kami pengepul rongsok komputer jogja solo klaten

    Siap menampung Rongsokan komputer & handphone anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar