Home » kesehatan » Efek Buruk Asi Perah Bagi Bayi

asi perah, efek buruk asi perah bagi bayi

Efek Buruk Asi Perah Bagi Bayi

Efek Buruk Asi Perah Bagi Bayi – Berbagai kesibukan seorang ibu terkadang menjadi kendala untuk menyusui sang anak. Selain itu, terkang terdapat naluri yang menyimpang dari naluri keibuan. Seperti halnya merasa takut payudara akan kendur jika terlalu banyak di gunakan untuk menyusui sang bayi. Atau rasa malas menyusui sang anak sambil menggendongnya. Hal ini jelas menyimpang dari kodrat dasar seorang ibu. Namun banyak pula yang beranggapan seperti ini. Sehingga banyak ibu-ibu yang memilih memerah sendiri asinya lalu dimasukkan kedalam botol baru diberikan kepada sang bayi.

Efek Buruk Asi Perah Bagi Bayi

Apapun cara anda dalam memberikan asi perah, hal yang harus diperhatikan adalah wadahnya. Kebanyakan ibu-ibu memberikan asi perah melalui botol susu (Dot). Namun tak jarang pula yang memberikannya dengan menggunakan sendok baby. Hal ini dapat membawa sang bayi pada posisi bingung puting. Sangat berbeda bayi yang meminum asi langsung dari ibu dengan meminum melalui botol susu. Sekalipun bentuk dot dibentuk menyerupai puting payudara, namun cara kerjanya sangat berbeda.

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

asi perah, efek buruk asi perah bagi bayi

Saat bayi meminum langsung dari ibunya, maka sang bayi menggunakan lidahnya untuk merangsang agar asi bisa keluar dari payudara. Berbeda halnya jika menggunakan botol bayi, maka air akan keluar sendiri tanpa bayi harus menghisapnya.

Kondisi bayi yang bingung puting adalah kondisi dimana bayi menolak saat diberikan susu langsung dari payudara sang ibu. Hal ini dikarenakan perbedaan kontur atau bentuk dot atau wadah dengan puting sang ibu.

Wadah yang baik untuk memberikan asi perah :

  1. Gantilah dot yang menyerupai kontur puting.
  2. Gunakan gelas bayi yang terbuat dari plastik dimana bentuk disesuaikan dengan bibir sang bayi.
  3. Gunakan gelas segitiga bagi bayi yang sudah diatas 1 Tahun.

Ada beberapa catatan jika kita terpaksa memberikan asi perah untuk bayi kita. Salah satunya adalah sesuaikan wadah untuk memberikan asi dengan usia sang bayi. Untuk bayi yang dibawah 1 tahun atau 6 bulan, jangan menggunakan gelas atau wadah yang ujungnya terlalu keras. Hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan gigi dan rahang sang bayi.

Selain itu, perhatikan kondisi asi yang sudah diperah. Simpan di tempat yang dingin agar asi tidak mudah rusak.

Sekalipun memberikan asi perah boleh-boleh saja dilakukan, namun sebisa mungkin seorang ibu harus memberikan asi secara langsung. Dengan memberikan asi secara langsung akan membentuk psikis sang bayi. Selain itu, bagi seorang ibu, menyusui bayi adalah ladang ibadah yang besar. Karena itulah, sangat disayangkan jika seorang ibu kehilangan moment-moment menyusui sang buah hati.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar