Home » wirausaha » Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus Untuk Usaha Kuliner

bebek bagus,Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus

Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus Untuk Usaha Kuliner

Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus Untuk Usaha Kuliner – Bagi anda pelaku bisnis kuliner dengan bahan dasar anda pasti sudah memahami betul bagaimana membedakan bebek yang bagus dengan bebek yang tidak layak jual. Namun bagi anda yang belum mempunyai pengalaman tentang dunia bebek dan ingin melakukan usaha kuliner dengan bahan bebek seperti bebek bakar, bebek goreng, atau yang lainnya, tentu saja masih mengalami beberapa kesulitan untuk membedakan kualitas bebek.

Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus Untuk Usaha Kuliner

Untuk memilih bebek yang baik untuk di jadikan menu dasar usaha kuliner, biasanya ada beberapa varian yang bisa kita pilih diantaranya adalah :

  1. Bebek Lokal Muda.
  2. Bebek Lokal Afkir (Bebek yang sudah tidak produktif/bertelur lagi).
  3. Bebek Import.

Perbandingan bebek muda dengan bebek afkir

  1. Bebek afkir biasanya dagingnya lebih banyak.
  2. Bebek afkir harganya lebih murah dibandingkan dengan bebek yang masih produktif.
  3. Bebek afkir lebih sulit dicari dibandingkan dengan bebek muda.

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

bebek bagus,Ciri-Ciri Bebek Yang Bagus

Ciri-ciri bebek yang bagus untuk kuliner.

Bebek yang bagus untuk di sajikan dalam menu hidangan kuliner mempunyai beberapa ciri khusus. Oleh sebab itu, kita harus memperhatikan hal tersebut untuk mendapatkan sajian yang benar-benar memuaskan. Pada intinya, bebek yang baik adalah :

  1. Struktur daging kenyal.
  2. Daging putih bersih.
  3. Mata masih segar / tidak sayup.
  4. Saat di potong, darah masih merah segar.

Banyak pelaku bisnis kuliner bebek yang asal-asalan dalam memilih bebek. Alhasil, menu hidangan mereka tidak stabil. Terkadang enak terkadang juga biasa-biasa saja bahkan tidak lezat sama sekali. Bisa jadi hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang bebek yang bagus untuk disantap dengan yang tidak.

Selain harus pandai memilih bebek yang bagus, kita juga harus pandai-pandai dalam meracik bumbu. Dan yang tak kalah penting adalah pelayanan itu sendiri. Selezat apapun masakan yang kita sajikan, jika pelayanan terhadap para customer tidak baik, mereka tidak akan merasa nyaman.

Dan akhirnya tidak betah dan enggan untuk kembali lagi. Sedangkan salah satu promosi yang baik adalah promosi dari bibir ke bibir. Dimana ada orang yang singgah ke tempat kita, lalu mereka puas dengan pelayanan dan masakan yang kita sajikan, lalu mereka menceritakannya kepada orang-orang terdekat mereka.

Poin yang tidak kalah penting dalam melakukan bisnis kuliner adalah Jangan terpaku pada keuntungan semata lebih utamakan hak-hak pelanggan. Salah satu hak pelanggan adalah mendapatkan makanan yang halal. Dengan kita berlaku jujur menyajikan makanan yang halal, InsyaAllah usaha kita sekalipun kecil bisa barokah bermanfaat bagi orang banyak mengantarkan kita ke kebahagiaan yang sebenarnya.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar