Home » bisnis » finansial » Cara Kredit Motor dan Peraturan Di Dalamnya

cara kredit motor, yamaha r6

Cara Kredit Motor dan Peraturan Di Dalamnya

Cara Kredit Motor dan Peraturan Di Dalamnya yang wajib kita ketahui. Bagi kita yang belum bisa membeli kendaraan bermotor secara kontan atau cash, kita memiliki sebuah opsi lain yaitu dengan mengajukan kredit kendaraan bermotor.

Namun sayangnya, tidak banyak dari kita yang mengetahui aturan-aturan yang berlaku saat terjadi permasalahan dalam kredit kendaraan bermotor. Dan kali ini, kami akan menulis beberapa informasi yang sangat berguna jika kita mengetahuinya sebelum melakukan kredit.

Cara Kredit Motor – Jangan kredit motor jika ..

Sangat disarankan agar anda mengurungkan niat anda untuk melakukan kredit jika memang anda termasuk dalam kategori dibawah ini.

1. Kredit Motor Untuk Tujuan Pamer.

Kendaraan bermotor seperti Sepeda Motor dan Mobil seakan-akan menjadi kebutuhan wajib. Hampir setiap rumah pasti memiliki motor bahkan mobil. Bahkan ada beberapa orang malu jika tidak memiliki motor. Sehingga kendaraan bermotor menjadi tolak ukur sebuah gengsi seseorang.

Tak banyak yang melakukan kredit bukan berdasarkan kebutuhan, melainkan hanya bertujuan agar bisa pamer kepada sesamanya. Maka dari itu, ketahuilah alasan mengapa anda melakukan kredit kendaraan bermotor. Apakah anda benar-benar membutuhkan atau hanya sekedar ingin pamer saja.

Jika tujuan anda hanya untuk sekedar pamer, kami menyarankan untuk menarik kembali keinginan anda tersebut. Jika memang ingin dianggap kaya atau orang berada, maka belilah kendaraan bermotor anda dengan tunai atau cash. Jangan pamer jika memang kita tidak mampu membelinya.

Sekalipun kita mampu membeli secara kontan, pamer bukanlah perbuatan yang baik dari pandangan agama maupun kehidupan sosial bermasyarakat.

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

cara kredit motor, yamaha r6

2. Jangan Melakukan Kredit saat Hutang Menumpuk.

Kami akan mengutip sedikit lirik lagu yang pernah di bawakan oleh penyanyi legendaris yaitu Iwan Fals. Dalam sebuah lagunya tertulis “KEINGINAN ADALAH SUMBER PENDERITAAN”. Kalimat ini ada benarnya. Terkadang kita terlalu menuruti nafsu sehingga kita selalu ingin memiliki segala hal termasuk sesuatu yang jauh dari kemampuan kita.

Salah satunya adalah keinginan untuk memiliki sebuah kendaraan bermotor. Terkadang kita mengabaikan keadaan ekonomi dan berambisi untuk memiliki segala sesuatu. Sehingga kita rela berhutang demi memiliki barang yang kita inginkan.

Satu catatan bagi anda yang ingin membeli kendaraan dengan sistem kredit, anda harus mengetahui kemampuan finansial diri anda pribadi. Jika memang sedang mempunyai hutang yang banyak, sangat tidak disarankan untuk tetap melakukan kredit kendaraan bermotor. Apalagi jika mengambilnya dalam jangka waktu yang panjang.

Lebih baik kita fokus menyelesaikan permasalahan hutang sebelum menumpuk masalah dengan menambahkan beban kredit ke dalam daftar problematika kita.

3. Jangan Kredit Jika anda Tidak berpenghasilan.

Rasa gengsi mengalahkan segalanya. Seperti inilah gambaran bagi sebagian besar manusia. Gengsi dong kalo hari gini nggak punya motor. Gengsi dong kalo nggak punya mobil, dan lain sebagainya. Namun bagi anda yang dalam status pengangguran, buang jauh-jauh keinginan anda untuk kredit kendaraan bermotor. Karena secara logika, sama saja kita menyiksa diri.

DP harus cari pinjaman, Setoran perbulan juga cari pinjaman. Maka hutang kita akan menumpuk. Dan tidak ada orang yang mampu menikmati hidup secara normal saat hutang menumpuk dimana-mana.

PERATURAN-PERATURAN KREDIT YANG BELUM BANYAK DIKETAHUI

1. Leasing Tidak Boleh Mengambil Paksa Kendaraan.

Banyak kejadian dimana pihak penagih (Leasing) mendatangi rumah lalu mengambil paksa kendaraan bermotor yang kita kredit karena terjadinya pelanggaran dari perjanjian kredit. Tentu saja hal ini berlaku jika anda melakukan kredit secara resmi seperti kredit melalui dealer resmi merk kendaraan yang kita kredit. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.010/2012 yang melarang Leasing (Perusahaan Penyedia Jasa Kredit Pembiayaan) untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah saat terjadi penunggakan angsuran.

Biasanya penarikan yang terjadi adalah saat nasabah telat memenuhi angsuran selama dua bulan. Sering terjadi pengambilan paksa yang dilakukan oleh pihal leasing. Padahal, pihak leasing tidak diperkenankan mengambil paksa kendaraan yang menunggak angsuran tersebut. Hal yang sebenarnya kita lakukan jika kita telat membayar angsuran selama dua bulan adalah dengan menyelesaikannya secara hukum. Sehingga, kasus kredit tersebut akan di persidangkan. Jika memang nasabah tidak mampu memenuhi angsuran, maka kendaraan akan di lelang. Dan kelebihan penjualan dalam lelang akan di kembalikan kepada nasabah.

2. Uang Muka atau DP harus 30% atau 25%.

Pernahkah anda menemukan sebuah perusahaan yang dapat memberikan kredit dengan DP yang sangat rendah bahkan gratis?. Menyikapi permasalahan ini, Pemerintah telah mengeluarkan peraturan bahwa Uang Muka saat melakukan kredit harus memenuhi 30% dari harga kendaraan untuk kredit motor.

Dan 25% dari harga kendaraan untuk kredit mobil. Hal ini bertujuan agar orang yang mengajukan kredit memang benar-benar tergolong mampu untuk memenuhi segala kewajiban selama kredit.

Jika menemui perusahaan leasing yang memberikan kredit dengan Uang Muka yang sangat rendah, maka kita harus mempertanyakan profesionalitas perusahaan tersebut.

3. Reposesi dan Peraturan yang berkaitan di dalamnya.

Reposesi adalah pengambilalihan kendaraan yang dikredit oleh Bank jika nasabah atau konsumen telah dinyatakan gagal memenuhi komitmen yang tertuang didalam perjanjian kredit. Reposesi yang sering terjadi adalah, kendaraan akan diambil oleh pihak bank kerumah nasabah. Sedangkan reposesi sendiri terjadi jika :

  • Kita gagal memenuhi angsurang secara dua bulan berturut-turut.
  • Gagal memenuhi angsuran terakhir.
  • Gagal memenuhi angsuran selama empat bulan berturut-turut jika nasabah yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Beberapa catatan yang harus kita ketahui dalam hal reposesi.

  • Reposesi hanya bisa dilakukan oleh petugas resmi dari perusahaan kredit atau bank.
  • Petugas hanya boleh memasuki rumah atau tempat tinggal nasabah jika telah di ijinkan oleh pemiliknya.
  • Nasabah berhak memperoleh segala informasi seputar reposesi dari pihak yang terkait.

Dengan ini, kita menjadi tau bahwa alasan seorang petugas mengambil kendaraan adalah untuk mereposesi kendaraan yang kita kredit. Dan selama proses tersebut, sebelum kendaraan benar-benar diambil, kita harus mengetahui peraturan-peraturan setelahnya. Seperti jumlah uang saat kendaraan di lelang.

Jika nilai angsuran kita sudah besar alias kendaraan hampir lunas, maka kita harus mengetahui bahwa kita berhak memperoleh uang dari sisa penjualan kendaraan di saat lelang. Selain itu, kita bisa mencari opsi lain seperti mencari pembeli yang mau membeli kendaraan tersebut. Sekalipun kita mempunyai rasa takut dengan kalimat persidangan, kita harus berani menghadapi hal ini jika kita memang ingin mempertahankan hak-hak kita sebagai nasabah atau konsumen.

Maka dari itu, mari kita pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan dengan sistem kredit. Jika memang keadaan kita tidak mampu secara finansial, jauhilah kredit kendaraan.

Selain menghindarkan diri dari penderitaan, dengan menahan diri dari kredit kendaraan saat ekonomi lemah dapat mempertahankan kebahagiaan yang kita punya. Banyak kebahagiaan yang tergadaikan dengan kendaraan yang kita beli dengan cara kredit. Belilah kendaraan secara kontan, karena jauh lebih baik. Dan lakukan kredit jika kita memang berpenghasilan rutin dan mencukupi kebutuhan.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar