Home » motivasi » 5 Sifat Laki-Laki Sejati

Sifat Laki-laki sejati, laki-laki sejati

5 Sifat Laki-Laki Sejati

Sifat laki-laki sejati terkadang menjadi pembahasan tersendiri dalam beberapa diskusi. Hal ini dikarenakan tidak mudahnya untuk bisa menjadi seorang laki-laki yang sejati. Seorang laki-laki sejati akan selalu di inginkan oleh banyak orang. Terlebih bagi pasangan hidup, laki-laki sejati selalu dinanti dalam kehidupan seorang wanita.

Mereka yang mau menyayangi dengan baik seorang wanita, mereka yang bekerja siang malam untuk keluarga, mereka yang selalu menjadi pelindung bagi orang-orang disekitarnya. Sehingga laki-laki tersebut dihormati, dan laki-laki seperti ini akan selalu menjadi panutan oleh banyak orang. Meskipun laki-laki yang benar sejati sangat sulit untuk ditemukan, namun kita bisa mengenalinya dari tanda-tandanya.

Sifat Laki-Laki Sejati Yang harus kalian tau

1. Jujur.

Seorang laki-laki sejati akan selalu berkata yang benar. Ia akan selalu suka dengan yang baik. Seorang laki-laki sejati akan selalu sadar bahwa manusia adalah makhluk yang mulia karena telah diciptakan oleh Tuhan dengan segala kesempurnaannya. Dan laki-laki sejati akan selalu jujur dalam segala keadaan. Selalu berani mengatakan yang sebenarnya terhadap sesuatu yang tidak baik. Dan selalu mengatakan baik terhadap segala sesuatu yang memang baik.

Laki-laki yang jujur itu ibarat sebuah tanah yang kokoh. Yang mana jika tanah itu di letakkan sesuatu, akan tetap kokoh, dan jika di bangun sebuah pondasi akan tetap kokoh. Tidak labil dan selalu pada tempatnya. Ia kuat dan kokoh pada sesuatu yang dianggapnya benar. Dan laki-laki sejati selalu jujur, kuat pendiriannya terhadap segala sesuatu yang benar.

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Sifat Laki-laki sejati, laki-laki sejati

2. Berani.

Siapapun kita, Tuhan akan selalu memiliki rencana yang baik bagi kita. Namun terkadang, kita belum bisa berusaha dengan sebaik-baiknya agar diri kita menjadi baik. Apapun yang kita hadapi sekarang ini adalah cara Tuhan untuk membaikkan kita. Dan seorang laki-laki sejati selalu sadar akan hal itu. Laki-laki sejati berani menempuh kehidupan yang baik. Sekalipun lingkungan memaksa seorang laki-laki untuk berbuat yang Tuhan tidak suka, seorang laki-laki sejati akan selalu berani menghadapi reski yang ada dan akan selalu berani mengatakan yang benar.

Seorang laki-laki sejati akan selalu berani dalam segala hal yang membaikkan. Termasuk berani mengakui kesalahan. Seorang laki-laki sejati tidak bingung kemana arah hidupnya. Karena ia berani menapaki jalan Tuhan yang lurus yang mana Tuhan telah menunggu di akhir perjalannya dengan akhir yang baik. Laki-laki sejati tidak takut ditinggal oleh banyak teman hanya karena tidak mau diajak kong kalekong. Lelaki sejati berani mengambil jalan yang berbeda jika jalan yang berbeda itu adalah jalan yang menuju kebenaran. Dan tak banyak orang yang berani dalam hidupnya.

3. Bertanggung Jawab.

Sifat bertanggung jawab itu sebenarnya sangat simple dan tidak muluk-muluk. Seorang laki-laki harus bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang diperbuatnya, bertanggung jawab terhadap apapun yang Tuhan berikan kepadanya, betanggung jawab terhadap istri dan anak. Seorang laki-laki selalu bertanggung jawab terhadap segala hal. Meskipun tidak selalu, namun seorang laki-laki sejati akan berupaya bertanggung jawab dengan apapun yang dihadapinya.

Bagaimana membentuk sifat yang bertanggung jawab?.

Seperti yang saya bahas tadi, bertanggung jawab itu sesuatu yang sesungguhnya sangat sederhana. Namun terkadang diri kita sendiri yang menganggapnya remeh sehingga saat sifat itu tidak ada pada diri kita. Lalu kita menganggap bertanggung jawab itu adalah sifat yang sulit untuk dilakukan. Bertanggung jawab itu sederhana. Tuhan menyukai hambanya yang bersih, dan berbau wangi.

Lelaki yang bertanggung jawab akan selalu berpenampilan bersih dan wangi. Seorang laki-laki yang mempunyai pasangan hidup, harus bertanggung jawab memenuhi nafkah anak dan istri. Maka laki-laki harus memberi mereka makan, menyekolahkan anak, dan memenuhi kebutuhan lahir dan batin lainnya. Untuk memberi makan anak dan istri, laki-laki harus bekerja. Namun sayangnya, banyak orang salah beranggapan dalam hal pekerjaan.

Seorang laki-laki yang sudah bekerja membanting tulang siang dan malam untuk keluarga, terkadang dianggap tidak bertanggung jawab saat hasil dari ia bekerja tidak seperti yang orang harapkan. Saat kehidupan keluarga sangat sederhana bahkan terkadang kekurangan, orang lain akan menganggap bahwa laki-laki itu tidak bertanggung jawab terhadap anak istrinya. Tanggung jawab itu bukan tentang kaya atau miskinnya seseorang. Tanggung jawab itu mengerti dan paham apa yang harus dilakukan untuk sebuah kebaikan. Tidak lari dari kenyataan, bahkan menyalahkan orang lain saat ia salah.

4. Tekun.

Tekun berbeda makna dengan rajin. Dan laki-laki sejati bukan rajin yang menjadi prioritas. Namun ketekunanlah yang membuatnya menjadi seorang laki-laki sejati. Dengan ketekunan yang ia punya, laki-laki sejati tidak akan mudah putus asa. Ia akan selalu bahagia melakukan segala daya dan upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupannya. Meskipun langkah-langkah mereka terkadang sangat kecil, namun laki-laki tersebut selalu melakukannya. Hingga akhirnya langkah-langkah yang kecil itu mengantarkannya kedalam sebuah kesuksesan. Sesuatu yang sedikit namun mengalir terus menerus lebih baik dari pada banyak namun hanya sekali setelah itu berhenti.

5. Tabah.

Terkadang menjadi perbincangan tersendiri antara mana yang lebih penting antara sifat tabah dan kesabaran. Tabah itu berbeda dengan kesabaran. Saat tidak punya uang, kita bersabar, saat dihina orang kita bersabar, disaat istri marah karena uang belanja kurang, kita bersabar, dan kesabaran yang dilakukan secara terus menerus inilah yang disebut dengan ketabahan.

Oleh karena itu, Tabah menjadi salah satu sifat laki-laki sejati. Di saat seorang laki-laki dihadapkan dengan kehidupan yang sulit, mereka akan selalu tabah menjalani. Tidak menyalahkan orang lain, dan tidak akan menyalahkan Tuhan. Seseorang yang tabah tidak akan pernah merasa menderita. Karena menerima segala sesuatunya dengan lapang dada. Saat di beri kekayaan, ia tabah karena harus lebih banyak lagi hal positif yang harus dilakukan dengan kekayaannya. Diasaat di beri miskin, ita tabah dan selalu berupaya sebaik-baiknya upaya.


☼ Joko Kristanto

Berbagi informasi dan pengalaman seputar wirausaha dan bisnis. Membantu menyalurkan pengalaman meskipun hanya seadanya. Mendirikan paguyuban pelatihan kemandirian secara gratis dibawah naungan Wirasejati Jaya Group. Kami memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Nuwun sewu ongko ingkang paling ageng - bilangan terbesar